Salut Kinerja Pemberantasan Korupsi, Warga Aceh Utara Minta Firli Bahuri Maju Capres

Sahabat FBI ini mendambakan Indonesia bebas dari koruptor
Dukungan agar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri maju sebagai Calon Presiden (Capres) mulai datang dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari ujung barat pulau Sumatera. Tepatnya Aceh Utara.

Warga Aceh Utara yang menamakan dirinya Sahabat Firli Bahuri saat menggelar aksi spontan mendukung Ketua KPK itu maju di Pilpres 2024. Aksi ini digelar di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu, 1 Oktober 2022. FOTO: IST

ACEH UTARA - Animo publik memberi dukungan ke Firli ini meningkat, usai lembaga yang dipimpinnya berhasil menangkap Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Selain dari lembaga tinggi negara, banyak juga Bupati, Wali Kota hingga Gubernur yang diseret ke pengadilan.

Tak pelak, warga di Aceh Utara yang puas dengan kinerja lembaga antirasuah yang dipimpin Firli itu, menggelar aksi spontan. Mereka memberi dukungan kepada Firli.

Hal ini terlihat lewat video dan foto yang beredar pada Sabtu 1 Oktober 2022 siang. Dengan selembar spanduk berukuran besar, serta karton warga menyuarakan aspirasinya. Salah satu diantaranya bertuliskan FIRLI BAHURI PRESIDEN 2024.

Kelompok warga tersebut mengatasnamakan dirinya Sahabat Firli Bahuri (FBI). Koordinator Sahabat FBI Aceh Utara Muhammad Fadhil Abta mengatakan, aksi spontan ini muncul karena melihat maraknya korupsi di tanah air.

Selain itu, ia melihat adanya semangat tanpa pandang bulu dari Ketua KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. Agar daya kejut pemberantasan korupsi lebih dahsyat, pucuk pimpinan lembaga antirasuah itu diminta maju sebagai Calon Presiden 2024 mendatang.

"Pertama, ini sebenarnya aksi spontan kita lakukan, setelah melihat kinerja pak Firli dalam memberantas kosrupsi, apalagi 2024 kan dah nggak lama lagi, jadi perlu kita munculkan nama-nama besar yang semangat memberikan perubahan bagi indonesia," kata Fadhil di Aceh Utara, Sabtu, 1 Oktober 2020.

Selain itu, yang paling terkesan baginya adalah, usai KPK menetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati sebagai tersangka.

Menurutnya, hal itu menjadi tanda bahwa, jika Firli menjadi Presiden, maka akan lebih banyak dan lebih mudah lagi bagi jenderal polisi bintang tiga itu dalam mengejar koruptor-koruptor yang masih belum terungkap.

"Memang kesan kita itu saat KPK tetapkan Hakim Agung tersangka. Tapi, tak hanya itu. Kami sebagai kalangan bawah, ingin terus mendorong KPK maju tanpa pandang bulu mengejar koruptor, terlebih jika pak Firli Presiden, artinya semakin lebih gencar di semua sektor dalam memotong langkah koruptor," tutupnya.