Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

17 Atlet SBC Abdya Siap Bersaing di PBSI Aceh Selatan Cup I

SBC Abdya menurunkan 17 atlet muda untuk mengasah mental, pengalaman, dan prestasi di PBSI Aceh Selatan Cup I 2026.

Turnamen Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh Selatan Cup I 2026 resmi dibuka di GOR PBSI Tapaktuan. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bulutangkis yang digelar di Aceh Selatan pada awal tahun 2026. Turnamen tersebut diikuti oleh atlet-atlet muda dari berbagai daerah yang tampil dalam sejumlah kategori usia. Kehadiran kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan atlet muda.

Para atlet Sigupai Badminton Club (SBC) Abdya. Foto: Ist

ABDYA - Sigupai Badminton Club (SBC) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) turut ambil bagian dalam turnamen tersebut. Klub ini menurunkan sebanyak 17 atlet yang berasal dari berbagai kelompok usia. Para atlet yang dikirim merupakan kelahiran 2009 hingga 2017 dari sektor putra dan putri. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan rutin yang dijalankan SBC.

Presiden Sigupai Badminton Club (SBC) Abdya, Hendra Saputra atau yang akrab disapa Fatandra, menyebut keikutsertaan timnya merupakan bentuk komitmen klub dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia menilai turnamen seperti ini sangat penting bagi perkembangan atlet usia dini. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga melatih mental bertanding para pemain muda.

“Keikutsertaan kami di turnamen ini merupakan bagian dari upaya SBC dalam membina atlet bulutangkis sejak usia dini. Ajang seperti ini sangat penting untuk menambah pengalaman bertanding anak-anak,” kata Fatandra.

Menurut Fatandra, pertandingan yang diikuti para atlet menjadi sarana untuk mengukur hasil latihan yang telah dijalani selama ini. Melalui kejuaraan tersebut, pelatih dapat melihat sejauh mana perkembangan teknik dan kesiapan mental atlet. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam menyusun program latihan selanjutnya.

“Lewat pertandingan seperti ini, kami bisa melihat sejauh mana perkembangan atlet. Bukan hanya soal hasil, tetapi bagaimana mereka tampil disiplin, percaya diri, dan mampu mengikuti ritme pertandingan,” ujarnya.

Ia menegaskan, SBC tidak memasang target berlebihan kepada para atlet yang diturunkan. Fokus utama klub adalah memberikan jam terbang dan pengalaman bertanding, khususnya bagi atlet usia dini. Menurutnya, proses pembinaan jangka panjang jauh lebih penting dibandingkan hasil instan.

“Kami tidak membebani anak-anak dengan target tertentu. Yang terpenting mereka berani tampil, mendapatkan pengalaman, dan terus berkembang dari setiap pertandingan,” katanya.

Adapun atlet Sigupai Badminton Club (SBC) Abdya yang mengikuti Kejuaraan Bulutangkis PBSI Aceh Selatan Cup I 2026 dari sektor putra berjumlah 14 orang, yakni:

1. Izza Al Affi

2. T. Fayyed Rayeuk Hatta

3. T. Arif Rizki

4. Attar Rahmatillah

5. Rafa Alzuma Ramadhan

6. M. Fata Alfannajah

7. M. Zhafir

8. Dafa Alwafi

9. Raka Setya Pratama

10. T. Alfayad Qudus

11. T. Ridha Rizki

12. M. Arraziqan Alwah

13. T. Shadiq Rizki

14. Qhufran Al Fariq

Sementara itu, dari sektor putri, SBC Abdya menurunkan tiga atlet, yaitu:

1. Nurul Izzati

2. Nada Fitria

3. Suci Rahmadani

Fatandra berharap seluruh atlet SBC dapat menjaga sportivitas selama mengikuti pertandingan. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dan etika bertanding di dalam maupun di luar lapangan. Menurutnya, sikap tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan atlet.

“Kami berharap atlet SBC bisa tampil maksimal dan membawa nama baik klub serta daerah. Turnamen ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet bulutangkis di Abdya,” pungkasnya.