Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Semarak Ramadhan di Alue Mangota, Anak-anak Belajar Qur’an hingga Leadership

Pesantren Ramadhan gratis di Alue Mangota, ajak anak-anak perkuat iman, ilmu, akhlak dan kebersamaan.

Pemerintah Gampong Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan bagi anak-anak dan remaja selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Peserta Pesantren Ramadhan Gampong Alue Mangota berfoto bersama usai kegiatan pembelajaran di Masjid At-Thaibah. Foto: Ist

BLANG PIDIE - Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Menguatkan Iman, Menebar Kebaikan” ini berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Maret 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Mesjid At-Thaibah Gampong Alue Mangota.

Pesantren Ramadhan tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI kelas 1 sampai kelas 6, SMP sederajat, hingga SMA sederajat. Menariknya, kegiatan ini digelar secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga memberi kesempatan luas bagi anak-anak di gampong tersebut untuk ikut serta.

Penggagas kegiatan, Hamdi, mengatakan Pesantren Ramadhan ini merupakan upaya mengisi bulan suci dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi generasi muda.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat anak-anak dalam belajar agama sekaligus menambah ilmu pengetahuan lainnya,” ujarnya, Kamis, 5/3/2026.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mengikuti berbagai materi pembelajaran bernuansa Islami yang disampaikan dengan metode menarik dan menyenangkan. Beberapa materi yang diberikan di antaranya bimbingan membaca Al-Qur’an atau tahsin, Sirah Nabawiyah, fiqih ibadah, doa-doa sehari-hari, hingga pelatihan leadership atau kepemimpinan sejak dini.

Tidak hanya belajar, kegiatan juga dikemas dengan berbagai aktivitas yang membuat suasana lebih hidup. Peserta akan mengikuti fun game Islami, kajian Ramadhan, serta melaksanakan shalat Ashar berjamaah bersama.

Metode pembelajaran dirancang lebih santai dan interaktif agar anak-anak merasa nyaman saat belajar, sekaligus memudahkan mereka memahami materi yang disampaikan oleh para pembimbing.

Keuchik Gampong Alue Mangota, T. Fakri, berharap kegiatan Pesantren Ramadhan ini mampu memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter anak-anak di desa tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk pribadi anak-anak yang lebih baik ke depan, terutama dalam hal keimanan, disiplin, dan akhlak,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda dan relawan yang telah ikut terlibat dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut.

Kegiatan ini turut didukung oleh Asosiasi Pemuda Alue Mangota (SOPAN) yang beranggotakan para alumni dayah serta alumni berbagai kampus ternama, baik dari dalam maupun luar daerah. Para pemuda tersebut berperan aktif sebagai panitia sekaligus pembimbing dalam proses belajar mengajar selama kegiatan berlangsung.

Pesantren Ramadhan dijadwalkan dimulai setiap hari pada pukul 14.00 WIB atau setelah salat Zuhur. Para peserta diwajibkan mengenakan busana muslim atau muslimah, disiplin waktu, serta mendapatkan izin dari orang tua atau wali.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan sertifikat bagi peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh selama enam hari pelaksanaan Pesantren Ramadhan tersebut. Sertifikat itu diberikan sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam menimba ilmu dan memakmurkan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan.